LauraDanceFestival

Grebeg Suro: Penyelenggaraan Festival Tari Reog Terpopuler

Apa Itu Grebeg Suro?

Grebeg Suro merupakan waktu yang sakral bagi orang jawa. Setiap tanggal 1 Suro atau 1 Muharram banyak berbagai daerah yang terdapat peringatan grebeg suro. Maka setiap daerah tersebut memiliki ciri khas tersendiri dalam memperingatinya. Salah satu daerah tersebut adalah Kabupaten Ponorogo. Kabupaten Ponorogo terletak di provinsi Jawa Timur yang masih sangat kental akan budaya lokalnya. Hal ini seperti saat grebeg suro berlangsung maka akan ada Festival Reog Nasional (FRN). Festival Reog Nasional merupakan sebuah kompetisi antar kelompok seni reog dari berbagai daerah di Indonesia untuk dapat memperoleh kemenangan. Festival ini bertujuan untuk sarana pesta rakyat Ponorogo dengan hiburan pertunjukan reog selama satu minggu. Selain itu masih ada agenda lain perayaan grebeg suro seperti pawai lintas sejarah yang berupa kirab pusaka dan larungan sesaji. Perayaan Grebeg Suro ini menjadi salah satu jadwal kalender wisata menarik Jawa Timur yang syarat akan nilai budaya yang indah.

Apa Itu Reog?

Tarian reog merupakan proses tarian yang memiliki alur cerita sejarah. Reog terdiri dari lima pemain yang memiliki peran masing-masing. Pemain itu antara lain dadak merak sebagai simbol utama pertunjukkan yang memiliki makna keburukan. Selanjutnya Prabu Klonosewandono sebagai pahlawan yang mengalahkan simbol keburukan dadak merak. Serta para warok, jatilan dan bujang ganong sebagai abdi dari Prabu Klonosewandono. Alur pertunjukan ini pertama warok yaitu para pria gagah berpakaian hitam masuk untuk menari. Selanjutnya para jatilan yang biasanya wanita menunggangi kuda lumping menarikan tari jaran kepang. Setelah itu masuklah bujang ganong yang terkenal gesit dan tingkahnya yang lucu menemani sang Prabu Klonosewandono. Biasanya bujang ganong membawa pecut sakti sang Prabu. Prabu Klonosewanodo menarikan tarian yang memberikan simbol kegagahan dan kepahlawanan. Terakhir dadak merak berupa kepala singa yang diselimuti bulu merak yang memberikan peran keburukan. Akhir cerita Klonosewandono dapat mengalahkan dadak merak dan pertunjukan tarian ini pun telah usai.

Festival Reog Nasional

Reog yang merupakan jenis tarian tradisional yang sangat populer. Kepopulerannya bahkan membuat orang-orang berbagai penjuru dunia ingin melihat tarian ini secara langsung. Ketika anda dan orang-orang yang ingin melihat tarian reog secara langsung maka Festival Reog Nasional adalah jawabannya. Sebab festival ini merupakan acara tahunan rutin setiap tanggal 1 Suro dalam waktu seminggu. Festival Reog Nasional telah dilaksanakan sejak tahun 2004 dan berlangsung hingga saat ini. Anda akan dapat menikmati persaingan antar tarian reog dari berbagai macam daerah yang sangat mendebarkan. Puncak final acara ini terdapat pada malam 1 Suro. Suasana ketika festival reog yang berlangsung di alun-alun Ponorogo begitu meriah. Banyak terdapat orang berjualan makanan, baju, suvenir atau hanya sekedar berjalan kaki menikmati hiruk pikuk keramaian kota Ponorogo. Panggung utama di tengah lapangan alun-alun kota Ponorogo menjadi saksi bisu akan kemeriahan Festival Reog Nasional.

Sejarah Tarian dan Festival Reog

Tarian reog merupakan warisan kebudayaan lokal yang sangat indah. Prabu Kelonosewandono dari Kerajaan Bantarangin berkeinginan untuk memperistri putri Kerajaan Kediri Dewi Songgolangit. Dewi Songgolangit terkenal akan paras wajah yang menawan. Akan tetapi, Sang Dewi memberikan syarat kepada Prabu Kelonosewandono yang cukup sulit. Ia meminta Sang Prabu untuk membawa makhluk yang belum pernah ada di jagad raya ke Kediri. Juga harus dengan diiringi pasukan berkuda melalui jalan di bawah tanah. Latar kepahlawanan dan cinta Prabu Kelonosewandono kepada Dewi Songgolangit itulah yang menjadi kisah dari kebanyakan pertunjukkan Tari Reog Ponorogo. Maka tarian reog saat ini merupakan bentuk pokok versi Bantarangin yang telah ada dan perlu kita lestarikan bersama. Awal penyelenggaraan Festival Reog Nasional pada tahun 2004 merupakan bentuk kontribusi nyata pemerintah daerah untuk melestarikan kebudayaan tari reog. Hal itu bahkan berlangsung hingga saat ini dan menjadi agenda wajib dalam perayaan grebeg suro.

Kesimpulan

Reog yang merupakan tarian tradisional populer dan memiliki nilai magis menciptakan sebuah sisi menarik tersendiri bagi pecintanya. Tarian ini syarat akan budaya dan pertunjukan yang indah. Melalui Festival Reog Nasional, pemerintah daerah berharap tarian reog ini dapat semakin populer dan tetap lestari. Datanglah ke kota Ponorogo pada setiap perayaan grebeg suro apabila anda ingin menikmati pertunjukan reog secara langsung.

Categories
Festival