LauraDanceFestival

Wabah COVID-19 dan Keberlangsungan Festival Tari Kecak di Bali

Masihkah Ada Festival Tari Kecak?

Wabah Pandemi Covid-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia menimbulkan kekhawatiran tersendiri dari banyak pihak. Kekhawatiran ini karena banyak acara, kegiatan sampai dengan festival tari tertunda bahkan batal akibat wabah ini. Tentu saja ini menjadi persoalan serius terutama bagi seniman dan keberlangsungan tarian tradisional. Sebagai contoh saja festival tari kecak yang ada di Pulau Dewata Bali. Festival tari kecak di Bali terasa sekali dampak pukulan kerasnya akibat dari pandemi covid-19 ini. Banyak sekali aktivitas tari kecak yang biasanya berjalan namun saat ini tidak bisa berjalan seperti biasanya.

Namun, saat ini terdapat angin segar karena aturan baru pemerintah tentang new normal yang membuat festival tari kecak dapat berlangsung. Selain itu juga bagaimana pemerintah berusaha meningkatkan ekonomi negara yang jatuh melalui sektor pariwisata. Maka daripada itu festival tari kecak saat ini telah dapat berangsur-angsur kembali normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Festival tari kecak yang populer hingga mancanegara ini harus terus berlangsung. Hal ini karena untuk mempertahankan seni, kebudayaan, ekonomi dan bahkan para seniman yang menjadikan festival tari ini menjadi mata pencaharian mereka.

Festival Tari Kecak di Tengah Pandemi

Seperti yang telah kami sampaikan bahwa festival tari kecak harus terus berlangsung. Maka untuk menekan angka laju pertumbuhan Covid-19, setiap festival tari kecak harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Panitia festival lantas mencari cara supaya tarian kecak tetap berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Cara tersebut seperti mengatur gerakan tari supaya tidak berdekatan antar penari namun tetap menampilkan tarian yang indah. Selanjutnya juga jumlah penari akan berkurang serta durasi waktu tarian yang lebih ringkas. Begitu juga dengan para pengunjung harus menerapkan protokol kesehatan juga mobilitasnya yang terbatas sehingga tidak terjadi kerumunan. Bahkan apabila Anda merasa khawatir tertular Covid-19, Anda dapat menyaksikan festival tari secara virtual. Oleh sebab itu festival tari kecak akan tetap bertahan walau di tengah pandemi Covid-19.

Daya Tarik Festival Tari Kecak

Tari kecak yang sangat populer hingga mancanegara tentu saja memiliki banyak daya tarik tersendiri. Daya tarik yang akan membuat siapa saja akan tertarik untuk dapat menyaksikannya. Daya tarik festival tari kecak antara lain seperti tariannya yang khas dengan unsur nilai semangat. Apabila Anda melihat festival tari kecak, maka perasaan kagum dan bersemangat tiba-tiba sangat terasa. Pembawaan puluhan penari pria yang bersemangat melalui teriakan lantang “cak…cak….cak” akan membuat bulu kulit Anda bergetar karena rasa kagum. Selain itu terdapat pertunjukan obor api yang gemerlap memadu selaras pada waktu senja. Hingga terdapat unsur peribadahan agama Hindu dalam tarian kecak yang dapat Anda saksikan.

Daya tarik itu semua yang menjadikan festival tari kecak selalu ramai oleh pengunjung baik lokal hingga dari mancanegara. Maka ada istilah yang mengatakan belum ke Bali jika Anda belum menyaksikan tari kecak. Hal ini karena tarian kecak sangat identik dengan pulau Bali. Oleh sebab itu apabila Anda berkunjung ke Bali jangan lupa untuk menyaksikan festival tari kecak yang menawan.

Lokasi Festival Tari Kecak Terbaik di Bali

Festival tari kecak di Bali memang sangat membuat kita semua terpukau saat melihatnya. Sebenarnya banyak sekali lokasi festival tari kecak di Bali. Namun kami akan memberikan beberapa rekomendasi tempat festival tari kecak terbaik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Lokasi pertama terdapat di daerah Uluwatu yang memiliki panggung tari kecak yang menawan. Hal ini karena panggung tari kecak terdapat di atas tebing terdampar pandangan lautan yang indah. Maka Anda akan menikmati tarian kecak, lautan juga sunset yang menawan. Lokasi terbaik selanjutnya ada di Taman Budaya GWK (Garuda Wisnu Kencana). Anda akan dapat menikmati tarian kecak yang menawan dengan latar patung GWK yang besar menjulang tinggi. Tentu saja ini akan sangat cocok bagi Anda untuk bersua foto atau hanya sekedar menikmatinya. Lokasi terakhir festival tari kecak terbaik ada di daerah Tanah Lot. Di sana Anda akan dapat menikmati tarian kecak dengan juga sensasi melihat matahari terbenam di waktu petang.…

Festival Tari Masih Tetap Eksis Meski di Tengah Pandemi

Festival Tari Virtual

Bandung, Jawa Barat – Pemda Kota Bandung berhasil menyelenggarakan Festival Tari Bandung secara virtual, Minggu (26/11/2020). Dalam pagelaran yang bisa kita lihat dari streaming youtube tersebut mempertunjukkan berbagai kesenian tari tradisional dengan tagar #kamimasihada. Penanda tagar itu serempak menjadi representasi luapan emosi para seniman di Kota Bandung pada masa pandemi Covid-19. Pemerintah tidak menginginkan kesenian budaya tradisional makin terkikis di masa pandemi. Acara berjalan dengan sangat lancar meskipunvirtual tanpa adanya penonton. Pertunjukkan Festival Tari Bandung tampil aktraktif dengan penataan cahaya yang memukau.

“Ini tak hanya sekedar festival tari saja, tapi jadi bukti bahwa seniman Kota Bandung masih tetap ada. Di tengah pandemi Covid yang menghantam ini, ternyata tak menghalagi para seniman untuk terus produktif berkaya. Sesuai dengan tema yang kami usung yaitu #kamimasihada,” terang rin, sapaan akrabnya.

Seniman yang terlibat dalam acara festival Tari Bandung ini sedikitnya puluhan oramg yang terlibat. Festival itu hasil kerja sama Pemerintah Kota Bandung lewat Dinas Kebudayaan dan Parawisata, Kampung Budaya UNPAD dan Kementian Dalam Negeri.

Bantuan Bagi Sanggar Tari

Dalam Festival Tari Bandung terdapat beberapa sanggar dari Kota Bandung yang menampilkan tarian tradisional seperti Tari Kunthul Blekok, Tarian Rebana, Tarian Geol Denok, Tarian Sekar Rinonce, Tari Manggar Warak, Tari Kalong, Tari Bintik, Tari Laskar Tirang. Tak hanya mementaskan tarian saja, kita juga bisa melihat penampilan tembang sinden Bandung khas sunda. Meskipun festival tari yang kita lihat kemarin lewat virtual, Bandung tetap mengutamakan protokol kesehatan sebagai bagian dari peraturan pelaksanaan. Tiap sanggar yang mengikuti acara itu menyambut baik ketentuan yang dikeluarkan pemerintah. Seperti penyampaian Rin, bahwa tepat sesaat pementasan dilaksanakan, Tim dari Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan pengecekan protokol kesehatan. Kemudian diberikan rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Bandung bagi yang lulus pengecekan kesehatan. Adanya protokol kesehatan sama sekali tidak menurunkan semangat mereka berlatih maupun pementasannya sekarang ini.

Penyaluran Kreatifitas Seniman

Kita perlu membanggakan hasil acara Festival Tari, karena di dalamnya tertuang kreatifitas para seniman dalam penyalurannya. Pagelaran ini mementaskan 11 tari kreasi baru yang bertemakan Kota Bandung. Ditambah dengan jumlah 5 sanggar karawitan dan 14 sanggar tari tradisional yang menjadi peran penting dalam acara itu. Sebagai komitmen menjaga ketentuan protokol kesehatan Covid-19, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung mempertegas para seniman juga melewatinya.

“Festival Tari ini bukti kami bahwa Pemerintah tak berdiam diri saat pandemi. Kami masih berikan ruang bagi seniman tari tetap berekspresi melestarikan kesenian tradisional,” kata kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bandung Indriyani ketika melihat acaranya berjalan langsung.

Maka dari itu kita menggaungkan tagar #kamimasihada yang bisa juga diartikan bahwa institusi pemerintah masih memperhatikan seniman dan kebudayawan di kota Bandung. Serta mempertegas kita bahwa seniman budayawan masih tetap aktif dan eksis meski dalam kondisi sulit karena adanya pandemi. Bukan hanya ruang berekspresi, pemkot Bandung juga membantu tali asih terhadap sanggar tali dan karawitan yang ada dalam satu acara. Dengan adanya bantuan dari pemerintah ini berguna untuk lebih mendongkrak motivasi seniman dan budayawan dlam berkreasi.

Bantuan Tali Asih Pemerintah

“Kami menerima bantuan tali asih. Tak banyak, tapi bagi kami hal yang penting itu untuk para seniman suapay terus berkreasi walau kondisi ekonomi sedang sulit,” tambah Indriyani.

Penggarapan tata cahaya yang memukau membbuat pengelola sanggar tari semakin percaya diri. Penyuguhan sorotan tata cahaya membuat kita terkagum meskipun hanya bisa lihat dari streaming Youtube kemarin. Kita semua terpuaskan dengan hasil akhir pagelaran festival tari ini berkat kerjasama semua pihak. Tidak harus penonton saja yang merasa puas, mereka para penyelenggara acara ingin juga merasakan kepuasan dengan suksesnya acara. Rektor UNPAD Fakhri Rohman turut antusias menyodorkan tempat fasilitas demi kelancaran pagelaran Festival Tari Bandung. Rektor kampus kedepannya mempersilahkan para seniman untuk menggunakan area kampus dalam mengembangkan kreatifitasnya.

“Kalau tentang seni budaya, kami takkan pernah berkompromi lho. Silahkan saja pentaskan di sini, bisa di Kampung Budaya dan juga di Auditorium. Yang penting, saat ini tetap menerapkan protokan kesehatan,” ujar Fakhri.…

Festival Tarian Terlama di Amerika Merayakan Peringatan 80 Tahun

Bulan Januari akan memulai peringatan 80 tahun festival tari Jacob’s Pillow, National Historic Landmark, penerima medali National Medal of Arts, dan festival tari internasional terlama di Amerika. Didirikan pada tahun 1933 oleh pelopor tari modern Ted Shawn sebagai tempat peristirahatan untuk perusahaan Penari Pria. Jacob’s Pillow telah menjadi kiblat tari selama delapan dekade. Terletak di Perbukitan Berkshire Massachusetts Barat yang indah, “the Pillow” terkenal akan sejarahnya yang kaya. Lokasi dan suasananya yang unik nan asri, serta program internasional yang berpikiran maju dengan kualitas terbaik. Perayaan internasional untuk tari, musik, seni visual, dan budaya dengan Gala Pembukaan Musim Peringatan ke-80, akan terus berlanjut hingga 26 Agustus.

Musim Perayaan ke-80 mencakup perpaduan yang mengesankan dari pemutaran perdana seni kontemporer, pemutaran perdana AS, musik live, debut perusahaan, grup tari legendaris, koreografer baru, dan lebih dari 300 acara bertiket dan gratis, diskusi, pertunjukan, kelas, pameran, dan tur di Situs National Historic Landmark seluas 163 hektar.

Direktur Eksekutif dan Artistik, Ella Baff berkomentar, “Musim Peringatan ke-80 merayakan kontribusi Jacob’s Pillow dalam menari selama delapan dekade. Berawal dari perintis awal abad ke-20 Ruth St. Denis, Ted Shawn, dan Men Dancers. Festival tahun ini juga menegaskan komitmen teguh The Pillow kepada pembuat tari dan artis tari baru, serta presentasi unik yang memberikan kesempatan kepada artis dan penonton untuk menemukan hal-hal baru mengenai tari. Tidak ada tempat lain seperti Jacob’s Pillow; ini benar-benar unik. Tempat ini merupakan tujuan – penghubung untuk tarian yang menghasilkan inspirasi dan dinikmati oleh orang-orang dari seluruh dunia serta di masa mendatang. Kami menantikan untuk menyambut semua orang di Festival yang sangat istimewa tahun ini.”

Persembahan Seni Tari

Baff menegaskan dedikasinya untuk mempersembahkan tarian dalam berbagai bentuk dan gaya dari seluruh dunia dengan Festival Perayaan ke-80. Festival yang menampilkan sanggar-sanggar tari dari sembilan negara dan lima benua: Australia, Brasil, Kanada, Cina, Finlandia, Prancis, Jerman, Israel, dan Amerika Serikat Serikat. The Hong Kong Ballet, Morphoses, dan Vertigo Dance Company adalah di antara banyak grup yang akan membuat debut Jacob’s Pillow mereka. Perusahaan yang memiliki hubungan historis dengan Jacob’s Pillow termasuk The Joffrey Ballet, kembali untuk pertama kalinya dalam hampir 50 tahun, dan Royal Winnipeg Ballet Kanada, yang melakukan debutnya di AS pada tahun 1964 di Pillow.

Pertunjukkan sekali seumur hidup juga akan mereka sajikan. Penghormatan selama seminggu untuk Ted Shawn dan Penari Prianya akan menampilkan 20 anggota pemeran. Beberapa penari pria dan koreografer terhebat saat ini termasuk Lar Lubovitch, Jason Samuels Smith, Arthur Mitchell, David Neumann, Trent Kowalik, Cartier Williams, dan Jock Soto, serta masih ada banyak lagi.

Tiga produksi “Back by Popular Demand” yang terpilih secara khusus bisa penonton nikmati. Ella Baff berkomentar, “Saya berharap dapat mendorong publik untuk menganggap lebih banyak karya tari kontemporer sebagai karya klasik. Sama seperti kita menikmati dan memperdalam apresiasi kita terhadap karya klasik musik, teater, dan seni visual.” Seri ini mencakup Borrowed Light yang terinspirasi oleh Shaker dari Tero Saarinen, yang tayang perdana di A.S. di Pillow pada tahun 2006; Penghargaan Jacob’s Pillow Dance Award 2011, Crystal Pite, dengan pencapaian luar biasa, Dark Matters; dan Fräulein Maria yang penuh wawasan dan lucu dari Doug Elkins, pertama kali tampil di Pillow pada tahun 2009.

Dokumenter mengenai Jacob’s Pillow

Di sekolah tari Jacob’s Pillow, fakultas mencakup berbagai seniman master yang luar biasa: Michael Corder sebelumnya dari Royal Ballet; Judith Jamison, Direktur Artistik Emerita; Ariel Freedman dari Batsheva Dance Company; Jose Manuel Carreño, yang baru-baru ini pensiun dari American Ballet Theater; Cynthia Harvey, mantan bintang The Royal Ballet dan American Ballet Theater; legenda tap Dianne Walker; dan banyak lagi.

Sementara Festival adalah inti dari Tahun Peringatan ke-80, pemrograman berlangsung sepanjang tahun. Sepanjang tahun, tambahan baru secara konstan mereka sumbangkan ke Virtual Pillow. Koleksi online yang terus berkembang termasuk PillowTalks, sumber daya pendidikan, Jacob’s Pillow Dance Interactive, dan video tari kontemporer dan arsip, yang telah ditonton lebih dari 800.000 kali di seluruh dunia hingga saat ini. Residensi artis menghadirkan program Jacob’s Pillow Curriculum in Motion® yang inovatif ke sekolah. Menggunakan gerakan untuk memajukan dan meningkatkan pembelajaran di kelas bagi siswa dan guru. Tamu cendekiawan dan rekan dari seluruh dunia menggunakan Arsip Jacob’s Pillow sebagai sumber daya yang luas dan unik untuk penelitian tari yang signifikan.

Creative Development Residencies sepanjang tahun mendukung seniman saat mereka membuat karya baru dalam suasana seperti retret di Pillow; Karya-karya baru ini sering kali tayang perdana di The Pillow. Pada 24 dan 25 Maret, Pillow dan MASS MoCA akan menghadirkan bersama perusahaan kontemporer Australia Chunky Move dalam produksi terbaru mereka, Connected.

Perayaan Peringatan Hari Jadi termasuk perilisan Never Stand Still. Sebuah film dokumenter berdurasi panjang mengenai tari, penari, dan Jacob’s Pillow oleh sutradara pemenang penghargaan Ron Honsa. Bill T Jones akan menarasikannya. Film ini akan tayang perdana di New York City di Dance on Camera Festival 2012 pada 27 Januari.…

Kontes Internasional, Festival Seni “Perayaan di Italia”

International Contest-Festival of Arts “CELEBRATION IN ITALY” mengundang kelompok kreatif dan peserta individu. Untuk menghabiskan liburan mereka di Italia, mengambil bagian dalam kompetisi dengan metode evaluasi kualifikasi daripada kompetitif. Tim juri yang terdiri dari tokoh budaya dan seni ternama dunia dipanggil untuk mengutarakan pendapat profesionalnya di setiap nominasi. Semua peserta akan diberikan diploma standar Eropa, dan di antara peserta terbaik akan dipilih satu hadiah – Grand Prix.

Kompetisi akan berlangsung di Rimini (Italia). Terkenal tidak hanya karena pantai berpasir, diskotik, dan taman hiburannya, tetapi juga sejarahnya yang terkait dengan Roma Kuno. Federico Fellini sendiri beristirahat, dan juga mendapat inspirasi untuk film-filmnya di kota ini. Mengalihkan dari yang biasa dan terjun ke atmosfer Rimini, dengan mengambil bagian dalam Festival “Perayaan di Italia”. Anda akan dapat berkenalan baru dengan peserta dari negara lain. Mengisi kembali bagasi budaya Anda, bertukar pengalaman. Mempelajari arah baru dari Anda genre melalui pekerjaan padat dengan juri yang memenuhi syarat dan diakui di seluruh dunia.

Tujuan festival:

  • Kebangkitan, pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.
  • Kenalan dengan kolektif kreatif terbaik, pembentukan kontak kreatif antara kolektif, pertukaran pengalaman kerja
  • Penciptaan kondisi untuk mendukung dan mengembangkan kreativitas anak-anak dan remaja.

Peserta:

Kelompok kreatif dan artis individu tanpa batasan usia dalam nominasi mengikuti kompetisi-festival:

  • seni koreografi (grup, kolektif, ansambel, pertunjukan balet, solois, dll.):
    • Tarian klasik
    • dansa ballroom
    • tari modern (jazz, modern, neoklasik, dll.)
    • tarian rakyat (folklore dance)
    • berbagai tarian
    • tarian pergaulan (ayunan, tango Argentina, zouk, kizomba, bachata, salsa, seed, merengue, reggaeton, hustle, dll.)
    • gaya tarian campuran
  • musik instrumental (ansambel, orkestra, kuartet, trio, duet, dan pemain individu)
    • modern,
    • musik pop
    • rakyat
    • klasik
    • etnis dan lainnya
  • vokal (paduan suara, ansambel dari berbagai gaya pertunjukan, kuartet, trio, duet, dan solois individu pada vokal)
    • variasi vokal,
    • vokal folk
    • akademik
    • nyanyian paduan suara
    • vokal pop
    • jazz
    • rock dan rap, dll.
  • kreativitas foto dan video, desain
  • seniman, seni dan kerajinan
  • Teater Mode
  • seni mengucapkan kata
  • Kolektif teater
  • Produksi teater musikal dan musikal
  • kelompok musik dan tari campuran
  • Kreativitas cerita rakyat (peserta individu dan kolektif) adalah satu-satunya kategori. Di mana gerakan pemandangan atau tarian, nyanyian, kostum, alat musik rakyat dievaluasi secara bersamaan.

Kategori Usia:

Junior A – di bawah 9 tahun
Junior B – 9 hingga 12 tahun
Junior C – 13 sampai 15 tahun
Senior D – 16 hingga 19 tahun
Senior E – lebih dari 19
Campuran F – kategori campuran

Juri:

Anggota juri dipilih oleh penyelenggara setiap kali tergantung pada pekerjaan Maestro dan pada aplikasi yang diterima dari para peserta. Komposisi juri pasti akan dikomunikasikan kepada peserta terlebih dahulu.

Persyaratan organisasi dan teknis:

  • Setiap peserta mempresentasikan 2 nomor (total 8 menit). Peserta seni, foto – 2 karya dengan ukuran tidak melebihi format A3. Peserta “Model dan Teater Mode” – 2 pass, 2 perubahan kostum. (Peserta membawa serta semua yang diperlukan untuk najis dari kostum hingga aksesori.)
  • Vokalis tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam program kontes di bawah fonogram “plus”
  • Panitia berhak untuk menggunakan dan mendistribusikan rekaman audio dan video. Produk cetakan dan produk lain yang dihasilkan selama perlombaan berlangsung dan hasil-hasilnya.
  • Di bagian kompetisi Festival, perincian antara nomor disediakan hanya untuk nominasi koreografi dan teater mod. Semua peserta lainnya melakukan 2 karya berturut-turut. Nomor-nomor tersebut akan dimasukkan ke dalam program sesuai dengan urutan yang ditunjukkan dalam aplikasi.
  • Pimpinan kelompok bertanggung jawab penuh terhadap anggota kelompok selama periode acara festival massal dan rekreasi.
  • Setiap peserta dan setiap orang yang menyertainya harus mendaftar di pintu masuk teater, meninggalkan semua data pribadinya. Peserta yang gagal mendaftar tidak akan mengikuti kompetisi.

Hadiah dan penghargaan:

Peserta kompetisi dianugerahi gelar berikut untuk setiap kategori kreatif:

  • Pemegang HADIAH GRAN (100 poin / penghargaan tunggal, dipilih dari semua kategori dan nominasi /
  • Tanda Peringatan GRAND PRIX + gelar yang menunjukkan diploma)
  • Pemenang gelar pertama (99-90 poin / tanda peringatan + diploma menunjukkan gelar)
  • Penerima gelar II (89-80 poin / diploma menunjukkan gelar)
  • Pemenang gelar III (79-70 poin / diploma menunjukkan gelar)
  • Peserta kompetisi (kurang dari 70 poin / diploma peserta)

Kriteria evaluasi:

  • Keterampilan pertunjukan – Teknik pertunjukan
  • kesenian, pengungkapan citra artistik, budaya panggung
  • komposisi pertunjukan
  • tingkat kompleksitas pekerjaan yang dilakukan (dinamika, emosionalitas)
  • kompleksitas repertoar dan aransemen
  • individualitas kreatif (untuk solois)
  • orisinalitas kinerja

Program:

  • HARI Pertama – kedatangan peserta di Rimini, akomodasi di hotel. Bertemu dengan penyelenggara. Makan malam, bermalam di hotel.
  • HARI ke-2 – sarapan di hotel, hari bebas, tamasya satu hari opsional ke Venesia. Makan malam dan bermalam di hotel.
  • HARI ke-3 – sarapan pagi di hotel, Hari Kompetisi. Makan malam dan bermalam di hotel.
  • HARI Keempat – sarapan pagi di hotel, keberangkatan peserta dari hotel, pulang ke rumah.
  • PERHATIAN! Penyelenggara siap menyiapkan surat resmi untuk sponsor, administrasi, departemen budaya, kepala sekolah, dll. Dengan permintaan untuk mendukung perjalanan Anda ke Festival.

Program kegiatan:

10:00 – awal latihan sesuai jadwal
12.30 – akhir gladi bersih, waktu bebas makan siang
14.00 – awal kompetisi
18.00 – akhir ujian kompetitif, waktu bebas untuk makan malam
20.30 – konser pertunjukan terbaik dan upacara pemberian peserta
Jadwal pasti pendaftaran peserta dan jalur kompetisi akan dikomunikasikan kepada peserta sebagai tambahan.
Jika jumlah peserta banyak, kompetisi akan berlangsung dalam 2 hari.
* Program dapat disesuaikan.
* Semua tamasya sesuka hati dan dengan pembayaran tambahan.

Biaya partisipasi:

  • akomodasi di kamar tempat tidur triple € 220 / orang – hari tambahan: € 38 / orang
  • akomodasi di kamar ganda € 265 / orang – hari tambahan: € 44 / orang
  • akomodasi di kamar tunggal € 310 / orang – hari tambahan: € 55 / orang

Pembayaran tambahan:

  • solois: 50 €
  • duet, bentuk kecil (3-5 orang): 20 € / orang

Biaya partisipasi termasuk:

  • akomodasi di hotel bintang 3 di kamar dengan fasilitas pribadi.
  • 2 kali makan sehari (sarapan dan makan malam, minuman dengan biaya tambahan)
  • transfer ke kompetisi pulang pergi
  • ijazah internasional untuk setiap peserta
  • surat terima kasih untuk guru atau sponsor (maksimum 4 und per tim)
  • setiap 25 orang dalam grup itu gratis
  • Festival dan program budaya
  • hadiah dan penghargaan
  • pekerjaan anggota juri
  • pekerjaan penyelenggara
  • undangan resmi
  • pekerjaan teknisi cahaya / audio
  • sewa peralatan dasar teknis
  • Kemungkinan: tamasya untuk dipilih, kelas master, hari istirahat tambahan di laut sebelum atau setelah festival

Biaya partisipasi tidak termasuk:

  • biaya turis di hotel – 1,50 € per orang per malam. (Anak-anak di bawah 14 tahun gratis) (dibayar secara mandiri pada saat check-in di hotel)
  • Transfer dari / ke bandara ke hotel (tergantung pada jumlah orang dan bandara, Anda akan ditawari pilihan yang paling disukai
  • tamasya dan perjalanan.
    • Taman hiburan untuk dewasa dan anak-anak Mirabilandia
    • Perjalanan ke Republik San Marino
    • Tamasya satu hari ke Roma
    • Tamasya satu hari ke Venesia
    • Tamasya satu hari ke Florence

Syarat pembayaran:

  • Peserta diwajibkan membayar biaya partisipasi dalam Festival-Contest selambat-lambatnya 21 hari sebelum dimulainya pekan festival
  • Aplikasi yang tidak dikonfirmasi oleh pembayaran akan otomatis dibatalkan oleh penyelenggara.
  • Peserta menanggung biaya transfer bank.Jika peserta ditolak untuk melakukan perjalanan, jumlah yang sudah dibayarkan akan dikenakan penalti berikut:
    • pembatalan selama 20 hari – denda sebesar 25% dari jumlah total yang dibayarkan
    • pembatalan selama 15 hari – denda sebesar 50% dari jumlah total yang dibayarkan
    • pembatalan selama 10 hari – denda 75% dari jumlah total yang dibayarkan
    • pembatalan selama 7 hari atau kurang – denda 100%

Kelas master:

Semua peserta akan diberi kesempatan untuk mengikuti kelas master bersama Maestro ternama. Di akhir kelas master akan dikeluarkan sertifikat partisipasi model Eropa dengan tanda tangan Maestro. Kemungkinan kelas master tentang: koreografi, produksi vokal dan suara, kreativitas instrumental.

  • individu (45 menit) – € 70,00
  • grup (45 menit) – € 35,00
  • untuk grup lebih dari 10 orang (45 menit) – € 25,00

PERHATIAN! Masuk ke kelas master adalah pendahuluan, jumlah kursi terbatas!

Foto dan Video:

  • Penyelenggara berhak untuk menggunakan materi foto / video yang dikirim oleh peserta atau difilmkan selama Festival-Competition kebijaksanaan ahli waris.
  • Selama Festival berlangsung, penyelenggara memberikan layanan kepada peserta berupa fotografer profesional. Anda dapat membeli bahan foto di akhir acara.

Hak penyelenggara:

  • Mereka berhak untuk mengubah jadwal, hari program, anggota juri atas kebijaksanaannya sendiri, terlebih dahulu memperingatkan peserta.
  • Mereka berhak membatalkan Festival 30 hari sebelum awal pekan festival jika terjadi kekurangan jumlah minimum peserta. Jika iuran sudah dibayarkan, jumlahnya akan dikembalikan sepenuhnya kepada peserta.
  • Pilihan peserta yang akan mengikuti konser final festival hanya bergantung pada penyelenggara. Peserta tidak dapat memengaruhi keputusan ini dengan cara apa pun.
  • Penyelenggara tidak memikul tanggung jawab bukan ekonomi, tidak moral, jika peserta ditolak untuk mengikuti festival. Biaya partisipasi yang telah dibayar tidak dapat dikembalikan dalam hal apapun.
  • Siapkan teks untuk mencetak ijazah, sertifikat dan surat penghargaan sebelumnya. Jika informasi diberikan dengan kesalahan, penyelenggara tidak mencetak ulang materi di atas. Dan tidak bertanggung jawab atas informasi yang salah dikirimkan untuk ijazah.

Setiap kelompok yang ingin berpartisipasi harus menyerahkan formulir Aplikasi.
Grup yang disetujui membayar di muka biaya jaminan 10%, yang akan dipotong pada pembayaran akhir.…

4 Festival Terbaik di Argentina yang Akan Menyenangkan Pikiran Anda

Argentina adalah negara yang menyenangkan, mengasyikkan, dan indah di Amerika Selatan. Kita semua pernah mendengar cerita tentang Patagonia dan makanan Argentina yang luar biasa. Heck, kami bahkan pernah menulis tentang itu. Tetapi ada lebih banyak hal di negara besar ini daripada yang mungkin Anda bayangkan. Tidak hanya ada petualangan, makanan enak, dan pemandangan indah di Argentina, ada juga festival spektakuler. Orang Amerika Selatan pasti tahu cara berpesta. Jadi, jika Anda berpikir untuk bepergian ke bagian dunia ini tetapi belum membuat keputusan, izinkan kami membantu Anda. Baca terus untuk mengetahui tentang festival di Argentina.

COSQUÍN FESTIVAL

Perayaan cerita rakyat ini berlangsung di kota kecil Cosquín yang terletak di provinsi Cordoba. Favorit di antara penduduk setempat, festival ini bukan hanya salah satu festival terpenting di Argentina tetapi juga di Amerika Latin. Perayaan akbar ini berlangsung selama 9 hari dan berlangsung selama paruh kedua bulan Januari. Festival Cosquín memiliki sejarah yang kaya. Ini pertama kali diselenggarakan sebagai kompetisi musik dengan pengalaman rakyat yang integral dan tak terbantahkan. Festival itu dan terus dipusatkan pada suatu titik fokus. Tititk itu adalah di sekitar “kacang” yang merupakan pesta cerita rakyat besar. Pesta itu yang diisi dengan makanan, minuman, dan tentu saja belum lengkap tanpa MUSIK! Musisi dari berbagai latar belakang berkumpul dan bernyanyi hingga matahari terbit. Jika Anda suka sejarah, ini adalah festival untuk Anda.

GUALEGUAYCHÚ

Sekarang ini baru pesta! Apa yang bernama Rio de Janeiro bagi Brasil dalam waktu Karnaval adalah Gualeguaychú bagi Argentina. Karnaval ini terkenal sebagai “Karnaval Negara”. Mega kostum dan pesta tari ini berlangsung pada awal Januari. Gualeguaychú adalah festival pertama di Argentina yang memulai perayaan pesta berturut-turut selama dua bulan. Pesta itu diadakan di setiap akhir pekan yang tidak berakhir hingga akhir Februari. Jika Anda menyukai acara menari dan acara mencolok, ini pasti tempat untuk Anda. Kami merekomendasikan artikel ini jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut.

BUENOS AIRES TANGO FESTIVAL

Semua memuji tango! Bukan rahasia lagi bahwa Argentina adalah rumah bagi tarian yang menakjubkan ini. Tango itu menggoda dan kuat seperti budaya Argentina itu sendiri. Misalnya, Anda adalah penggemar hiburan dan ingin melihat pertunjukan tango yang hebat, mengikuti kelas, atau menonton film tango. Maka Anda tidak perlu membaca artikel yang tepat. Rasakan bakat gerakan tarian merah dan mungkin pelajari sendiri beberapa saat terlibat dalam demonstrasi mendongeng yang luar biasa ini. Festival ini penuh dengan kesenangan. Namun yang terbaik dari semuanya, final terdiri dari Mundial (alias piala dunia tango) yang diadakan di Luna Park!

VENDIMIA

Memanggil semua pecinta anggur! Dari semua festival di Argentina yang satu ini sangat menarik bagi mereka yang benar-benar menikmati segelas atau lima anggur. Festival tradisional untuk menghormati panen anggur ini perayaannya pada bulan Maret.

Vendimia berlangsung di Mendoza, yang merupakan pusat anggur Argentina. Selama acara ini orang-orang berkumpul untuk merayakan transformasi anggur dari buah anggur menjadi minuman beralkohol para dewa. Tradisi berusia 80 tahun ini berasal dari tahun 1936 dan menyelenggarakan serangkaian pertunjukan, konser, dan pertemuan secara keseluruhan sepanjang minggu.

TEMUKAN ARGENTINA DENGAN WILDTHENTIC!

Bantulah diri Anda sendiri dan kunjungi salah satu tempat paling ajaib yang dunia tawarkan. Lihat petualangan Argentina kami yang luar biasa yang ada di katalog Wildthentic kami. Pengalaman unik kami menjauhkan Anda dari keramaian. Ini adalah sesuatu yang mungkin Anda butuhkan setelah semua aksi festival itu. Kegiatan ini juga memberi Anda wawasan otentik tentang cara hidup Amerika Selatan.

Petualangan perjalanan kami meliputi….

  • Pengalaman Arung Jeram El Chaltén – Sehari penuh
  • Snorkeling dengan Singa Laut di Puerto Madryn
  • Pengalaman Kayak Perito Moreno – Sehari Penuh
  • Estancia Cristina Experience – 2 Hari

Semua pengalaman berlokasi di atau dekat kota yang menampilkan festival Argentina mereka sendiri. Jika Anda ingin mendapatkan pengalaman Argentina seumur hidup, Wildthentic siap membantu Anda!…

Royal Ballet Mengumumkan Comeback Oktober dengan Lebih dari 70 Penari

Pertunjukan yang Melibatkan Perusahaan Penuh akan Menampilkan Duet Berkat Pasangan dalam Gelembung.

Salah satu pertunjukan tari terbesar yang terjadi di mana pun di dunia sejak pandemi virus Corona dimulai. Pertunjukan telah diumumkan yang menampilkan grup lengkap Royal Ballet. Dan meskipun jarak sosialnya, akan ada duet tari berkat pasangan dalam gelembung.  

Perusahaan telah mengungkapkan rincian ambisius dari “comeback” setelah istirahat tujuh bulan dari penampilan penuh di panggung Covent Garden. Rencananya adalah pertunjukan perayaan dengan lebih dari 70 penari dan orkestra lengkap pada 9 Oktober. Acara tersebut akan disiarkan langsung ke seluruh dunia.  

Potongan-potongan telah dipilih yang mengakomodasi tarian jarak jauh. Tetapi itu tidak akan sama tanpa keintiman duet, atau pas de deux , menurut direktur Royal Ballet Kevin O’Hare. 

Perusahaan sudah memiliki tiga pasangan kehidupan nyata dalam bentuk Mayara Magri dan Matthew Ball. Ada juga Francesca Hayward dan Cesar Corrales, serta Fumi Kaneko dan Reece Clarke. Ini telah menciptakan tujuh gelembung lagi untuk memungkinkan kontak dekat termasuk pasangan superstar Marianela Nuñez dan Vadim Muntagirov . Pasangan lainnya termasuk Sarah Lamb dan Ryoichi Hirano; Yasmine Naghdi dan Nicol Edmonds; dan Akane Takada dan Federico Bonelli.

“Secara emosional, rasanya luar biasa bisa kembali,” kata O’Hare kepada Guardian. “Kami harus berada di atas panggung. Ini semua tentang tampil di atas panggung sebagai sebuah perusahaan. Tidak ada yang lebih besar bagi kami selain itu untuk berada di sana sebagai satu. Orang-orang merasa sangat emosional tentang hal itu dan sangat ingin hal itu terjadi. “

Grup penuh belum pernah tampil di Covent Garden sejak Swan Lake pada bulan Maret. “Itu adalah hari yang terukir di otak saya,” katanya. “Meski pemerintah belum mengumumkan [itu], kami semua tahu itu akan menjadi pertunjukan terakhir. Penonton tahu itu juga dan mereka semua berdiri dan bersorak seolah mereka tidak ingin kami pergi. Itu luar biasa. “

Dituntut untuk Bugar dan Kreatif

Penari dicabut dan melakukan yang terbaik untuk tetap kreatif dan bugar sampai mereka kembali bekerja pada bulan Juli. Tapi itu sangat aneh, kata O’Hare, karena mereka tidak akan pernah mendapatkan waktu libur yang lama. “Tidak ada penari balet yang memiliki tahun jeda atau istirahat apa pun. Anda mulai di sekolah kejuruan dan kemudian Anda menjadi perusahaan dan kemudian itu benar-benar berputar terus. “

Sejak mereka kembali, kelas harian dan latihan telah dipecah menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dan masker dikenakan, kata O’Hare. “Semua orang membersihkan barre mereka sendiri, mereka berolahraga dan pergi. Seolah-olah mereka pergi ke Waitrose. Kami menemukan hal-hal yang tidak pernah kami ketahui. Seperti cara kerja udara di studio kami dan kami memiliki pembersih sepanjang waktu. ”

O’Hare mengatakan kinerja akan menjadi cerminan dari repertoar perusahaan yang luas. “Kami memiliki salah satu repertoar terbesar di dunia, mulai dari Swan Lake hingga Woolf Works dan semua di antaranya.”  

Rencananya adalah menampilkan karya klasik oleh koreografer termasuk Marius Petipa, Lev Ivanov, Frederick Ashton, Kenneth MacMillan dan George Balanchine. Sorotan kontemporer akan mencakup karya Wayne McGregor, Christopher Wheeldon, Cathy Marston, Hofesh Shechter dan Sidi Larbi Cherkaoui.

Akan Ditutup oleh MacMillan, Elite Syncopations

Malam dua setengah jam itu akan diakhiri dengan dua kali lipat jumlah penari. Penari yang biasa dalam acara penghenti MacMillan, Elite Syncopations

Acara ini akan disiarkan melalui Vimeo dengan harga £ 16 per rumah tangga dan akan tersedia selama 30 hari. “Kami harus menagih, kami tidak memiliki pendapatan tiket,” kata O’Hare. “Menurut saya £ 16 adalah tawaran yang menarik untuk semua penari Royal Ballet , anggota grup lainnya dan orkestra, itu akan menjadi luar biasa.” 

Kecuali jika aturan berubah, akan ada audiens yang diundang secara khusus. Dan berjarak sosial yang akan mencakup pelajar dan petugas kesehatan. Royal Opera House juga berharap acara “Back on Stage” ini akan menjadi pilot yang berguna. Serta acar yang mendidik dalam perjalanan kembali ke pertunjukan publik.

Dunia seni semakin beralih ke streaming sebagai cara untuk menghasilkan pendapatan dan tetap kreatif. The Old Vic secara khusus telah memimpin dengan live stream dari Lungs. Dengan Matt Smith dan Claire Foy; Tiga Raja dengan Andrew Scott; dan yang terbaru Penyembuh Iman Brian Friel .    

Royal Opera House menyiarkan konser langsung dari panggungnya, tanpa penonton, awal bulan ini. Dan Opera Nasional Inggris minggu ini memulai serangkaian pertunjukan drive-in di Alexandra Palace. 

Membuat seluruh Royal Ballet tampil akan menjadi tantangan logistik yang sangat besar, tetapi menarik, kata O’Hare.  

“Saya benar-benar merasa ini akan menjadi malam untuk diingat. Ada beberapa dari mereka untuk Royal Ballet di Covent Garden dalam sejarahnya ketika kami membuka lagi setelah perang. Dibuka kembali setelah pembangunan kembali pada tahun 1999. Ini ada di sana bersama mereka.

“Sangat penting untuk berada di atas panggung itu, untuk melihat para penari di mana mereka berasal. Dan melihat mereka dengan kebebasan ruang. Itulah yang paling dirindukan para penari, kebebasan ruang. “

Menari di Graey: Festival Tarian Asia di Singapura

Graey Festival, yang dipentaskan di Singapura pada bulan November di Substation, memiliki edisi ke-3 tahun ini pada tahun 2010. Festival ini awalnya dimulai sebagai studi tentang tari kontemporer India yang disajikan kepada penonton baru di Singapura. Dalam dua edisi pertamanya, pada tahun 2007 dan 2008, festival tersebut melekat pada dekrit ini. Namun pada tahun 2010, Festival Graey diperluas untuk mencakup pertunjukan dari berbagai negara Asia Tenggara termasuk Thailand, Singapura dan Indonesia.

Apa itu Festival Graey?

Pada tahun 2010 ada dua pilar utama yang mendorong program Graey Festival. Pertama untuk membina generasi baru koreografer dan penari kontemporer dan kedua untuk mengkaji tari kontemporer. Yang dipraktekkan di beberapa bagian Asia Selatan dan Tenggara. Dengan pemikiran ini, penari kontemporer diundang ke Singapura untuk latihan minggu terbuka diikuti dengan pertunjukan selama tiga malam.

Dalam gladi bersih publik – dan yang lebih menonjol. Mahasiswa – bisa datang untuk mengamati dan, sampai batas tertentu, terlibat dalam pembentukan karya tari kontemporer. Seniman yang diundang adalah: dari Singapura Noor Effendy Ibrahim, Elizabeth DeRosa, Raka Maitra, Scarlet Yu Mei Wah, Philip Tan. Yvonne Ng (Singapura / Kanada), Zul Mahmod; dari Thailand Perusahaan Pichet Klunchun (penari Julaluck Eakwattanapun & Sunon Wachirawarakarn); dari India Tripura Kashyap. Navtej Singh Johar; dan dari Indonesia Eko Supriyanto.

Ide di balik gladi bersih ini adalah agar para penari kontemporer dewasa membuka proses koreografi. Sebuah karya tari kontemporer dan dengan demikian mengungkap proses seniman baru. Dengan melihat prosesnya, Raka Maitra (salah satu pendiri dan Direktur Artistik festival). Yakin bahwa Anda dapat lebih memahami alasan di balik hasil akhir.

Perkembangan Artistiknya

Ini adalah sesuatu yang dia alami secara pribadi dalam perkembangan artistiknya sendiri. Tari adalah salah satu bentuk seni fisik, dan terkadang Anda belajar maksimal di kelas, dengan tenggelam dalam proses penciptaan. Dengan menyaksikan para koreografer mengolah karya-karyanya, Raka berharap para siswa dapat memperoleh wawasan tentang konstruksi karya koreografi.

Selain membina koreografer baru, festival ini juga menggali gagasan tentang apa itu tari kontemporer. Dalam perkembangannya sendiri, Raka ingat pernah mengambil kelas master dalam apa yang dianggap tari kontemporer. Kelas master ini memiliki nilai terbatas baginya – gerakannya sangat berbeda dengan pelatihan tari klasik India miliknya. Yang membuatnya merasa terputus dari bahasa tarian kontemporer ini. Pengalaman ini menimbulkan pertanyaan tentang apa itu tari kontemporer baginya, yang berasal dari tradisi dan pelatihan tari Asia. Ia merasa perlu untuk mengeksplorasi bahasa baru tari kontemporer yang tidak berakar pada tradisi tari Barat.

Graey Festival edisi 2010

Menyoroti eksplorasi tentang apa yang dimaksud dengan pertunjukan kontemporer dalam programnya. Para pemainnya, yang berasal dari India, Indonesia, Singapura dan India, menggabungkan corak budaya yang berbeda. Ke berbagai derajat dalam pertunjukan mereka. Sementara Perusahaan Pichet Klunchun menggunakan musik tradisional Thailand. Dan mendasarkan penampilan mereka pada gerakan tarian tradisional, Scarlet Yu Mei Wah dari Singapura bereksperimen. Dengan cahaya dan suara yang imersif (dari artis Phillip Tan) untuk menciptakan lanskap dramatis yang memiliki tekstur yang sangat kacau.

Variasi ini, dengan memadukan kualitas budaya yang berbeda, menciptakan sebuah program dinamis. Yang menghadirkan estetika beragam di bawah payung tari kontemporer. Praktik kontemporer yang beragam yang diwakili dalam festival membantu untuk memperluas pemahaman tentang apa itu tari kontemporer. Dan bahasa yang berbeda yang diartikulasikan dengan jelas untuk mengkomunikasikan tarian kontemporer Asia.

Peran apa yang dimainkan improvisasi dalam tari kontemporer?

Dalam gladi bersih, pentas, dan dialog pasca pentas, diangkat beberapa topik terkait seni tari kontemporer dan proses kreatifnya. Salah satu topik tersebut adalah peran improvisasi. Spontanitas koreografi dan kreasi terungkap dalam proses gladi bersih. Salah satu contohnya adalah penampilan Eko Supriyanto. Saat latihan, sambil bermain-main, ia menciptakan karya yang kemudian ditampilkan dalam pertunjukan beberapa malam kemudian. Karya ini ringan dan aneh tetapi dengan arus bawah yang kuat yang memicu pertanyaan seputar identitas dan hibriditas budaya. Menggunakan topeng Jawa dengan musik populer, ia membuat penonton terpesona, mengkomunikasikan tema yang kompleks dengan gerakan yang sangat halus.

Unsur improvisasi ini dijumpai dalam beberapa pertunjukan. Mulai dari improvisasi mengalir bebas Navtej Singh Johar dan Zul Mahmod hingga improvisasi terstruktur Yvonne Ng. Struktur festival juga menekankan peran improvisasi dalam proses penciptaan, dengan membuka ruang-ruang latihan. Tercatat dalam diskusi pasca pertunjukan bahwa setiap hari dalam hidup kita semua berimprovisasi, dan tari kontemporer mencerminkan kebingungan ini.

Apa Tantangan Berbicara Lintas Budaya?

Mengingat perpaduan budaya yang disatukan untuk festival ini, tantangan untuk berkomunikasi lintas budaya pasti muncul. Untuk pertunjukan, hanya ada sedikit informasi yang diberikan tentang seniman dan karya mereka. Mengingat pertunjukan melibatkan kreasi dari berbagai negara dan budaya, ini mungkin keputusan yang berani. Karena pertunjukan ini berkembang dari latar belakang tradisional yang berbeda dengan simbolisme dan sejarah yang beragam. Kurangnya informasi kontekstual dapat menyebabkan kesalahpahaman tentang pertunjukan.

Ketika ditanya tentang hal ini, Raka dengan tegas menjawab bahwa tidak perlu memahami semuanya. Dan sebenarnya ketidaktahuan ini adalah bagian dari pesona pertunjukan. Pertunjukannya, mengingat kematangan para penarinya, secara efektif menyampaikan makna dan emosi tanpa perlu membuka semua rahasia. Seperti yang dinyatakan dalam forum di akhir pertunjukan, ada kebingungan dan kesalahpahaman setiap hari dalam hidup kita. Mengapa tidak merefleksikannya dalam tari kontemporer? Dan kita tidak perlu datang dari budaya yang berbeda untuk salah paham satu sama lain. Melalui tarian kita bisa berkomunikasi tanpa kata-kata dan tanpa hambatan bahasa. Dalam hal ini, Festival Graey adalah sebuah perayaan tentang bagaimana komunikasi lintas budaya dapat menjadi paling efektif.

Dari sini kemana?

Saat ditanya tentang program tahun depan, Raka ragu. Dia tidak selalu melihat ini sebagai struktur festival tahunan atau dua tahunan yang khas. Yang harus diulang dalam format yang sama. Kepedulian terhadap penemuan kembali ini dapat dilihat dari cara festival ini berkembang selama bertahun-tahun. Sebagai penonton, saya sangat menantikan festival lain seperti ini yang menawarkan platform untuk pertukaran dan eksperimen dalam tari kontemporer Asia.

 …

Lockdown? Lock In! Festival, Breakin ‘Convention di YouTube, Review Tari:’ Mengisolasi tetapi tidak Terisolasi

“Mengisolasi tapi tidak terisolasi! Kami masih terhubung, dan kami masih kreatif. Tarian pembangkangan sosial akan menarik perhatian. Jadi mari kita mulai Breakin ‘Convention, “kata Jonzi D. Dan dengan itu, festival hip-hop tahunan ke-15 dimulai secara virtual, di YouTube.

Diceritakan seperti biasa oleh Jonzi D, MC, penari, artis kata yang diucapkan. Dan sutradara (kali ini dari balkonnya), festival ini memperjuangkan pemuda, bakat, dan semangat. Setelah hadir selama tiga tahun terakhir, saya sangat gembira bahwa festival masih berlangsung dalam beberapa bentuk. Dengan menggunakan cuplikan masa lalu yang dikurasi oleh Jonzi D, api festival ini tidak dapat diredam oleh situasi saat ini.

Breakin

Langsung ke dalamnya ada Just Dance dari Korea Selatan. Memadukan topeng tradisional dan permainan drum live dengan interpretasi gerakan modern. Karya ini memiliki atmosfer yang kuat, dengan kresendo yang pasti akan memompa darah Anda.

Berikutnya, sebuah video menjelaskan pentingnya operasi ART terbuka Breakin ’Convention’ lihat apa yang mereka lakukan di sana? Program luar biasa yang memberi orang kesempatan untuk menyiarkan mimpi mereka, menciptakan lanskap baru untuk hip-hop dan seterusnya.

Grup tari lokal UNITY menarik perhatian saya. Agresif, bergairah, terkadang sedikit canggung namun penuh energi. Menariknya, mereka fokus pada formasi yang menghadap ke dalam. Dengan tangan dan gerak kaki yang cepat menciptakan segi delapan koneksi manusia.

Setelah ini, kami memiliki duet yang lebih lembut dari Spanyol, SalesPlazaSocietas. Pasangan itu, dengan jeans dan hoodies kasual, bertarung dengan keintiman suatu hubungan. Banyaknya dukungan yang diberikan, ketergantungan fisik, dan kehebatan akrobatik yang indah untuk disaksikan.

Potongan grup lain meledak ke layar kami, oleh P * fect dari Swedia. Ini terlihat seperti perpaduan antara roller derby dan musikal Chicago. Lancang dan seksi dengan soundtrack yang berdebar-debar, karya tersebut menggunakan voguing. Gaya yang biasa ditemukan di klub atau ruang dansa di Paris membakar siapa saja? Mulia!

Britiain’s Got Talent

Bonetika yang berbasis di Inggris berada di urutan berikutnya, dengan mantan pesaing Britain’s Got Talent (BGT). Shakirudeen Adewale Alade, membawa loncatan ke luar dari sirkus dan ke atas panggung dengan penampilan yang sangat keren.

Dua potongan kelompok yang lebih besar mengikuti, dan keduanya sangat kontras.

Pertama, pemain BGT lainnya Theo ‘Godson’ Oloyade dan krunya. Berputar dalam lampu merah, dibalut pakaian hitam, karya Krump ini penuh dengan kekuatan dan ancaman.

Bertentangan dengan itu, kami memiliki Skeleton Movers dari Afrika Selatan. Mengenakan setelan Zoot versi modern, para penari memberikan perpaduan lekukan dan tarian yang lucu dan nakal.

Bagian Solo, Menampilkan Interaksi dengan Topi Ember Mereka, Membingungkan dan Sangat Lucu

Saat festival menyerbu Sadler’s Wells, jeda adalah bagian dari pengalaman. Makanan Jamaika mendesis, sementara pertarungan tari rap dan gaya bebas mengisi ruang yang luas.

Festival virtual tahun ini mencoba menciptakannya kembali. Bagian tarian dari tur Breakin ’Convention di AS, bersama dengan karya Popping Pete yang indah. Di tangga batu bata klasik New York, menggarisbawahi konektivitas dalam komunitas tari.

Rekaman kemampuan luar biasa MC Supernatural untuk nge-rap tentang benda-benda yang diberikan kepadanya oleh penonton. Didasarkan pada video manis dari dua penari muda yang menjelaskan arti tarian bagi mereka, tetaplah hatiku berdebar!

Babak kedua memang merupakan terobosan baru. Semua lagu dibawakan dengan The Jazz Re: freshed Sonic Orchestra, dan skor Jason Yarde luar biasa.

Keterampilan 15 Musisi Jazz Luar Biasa Menyoroti Pentingnya Menari untuk Musik Live

Melompat ke atas panggung, Tukang Kunci Inggris memesona dalam warna cerah dan energi tak terbatas. Segar dan awet muda, karya kelompok ini berdering dengan optimisme.

Jonzi D dan Tanaya ‘Ice’ Martin membawa konsep baru ke atas panggung, dengan mantannya mengendalikan gerakan band dengan tubuhnya. Sambil menyanyikan lagu pedih tentang kontradiksi kehidupan modern, saat ‘Ice’ Martin menari di sisinya.

Karya ini mendorong batas-batas musik, kata yang diucapkan, dan tarian. Akord minor orkestra berpadu dengan aliran lirik yang kasar dari Jonzi D.

The Rugged dari Belanda adalah yang berikutnya tujuh penari pria, ahli dalam break dance. Mereka menjalani beatboxing dengan setelan celana yang tajam, memberikan semua kesombongan dan ayunan b-boy yang terbaik.

Karya terakhir adalah oleh Boy Blue, didirikan oleh Michael ‘Mikey J’ Asante dan Kenrick ‘H2O’ Sand pada tahun 2001. Mereka merangkum cinta dan etos dari seluruh festival.

Sonic Orchestra

Boy Blue selalu tampil di Breakin ‘Convention, dan di sini guntur besar dan muda melintasi panggung. Melompat, berputar-putar, dan menciptakan bentuk-bentuk indah dalam karya kesukuan dan emosi.

Final melihat MC Supernatural freestyle dengan semua tindakan ditampilkan di babak kedua, didukung oleh Sonic Orchestra.

Gambar terakhir dari orang-orang berbakat, bekerja bersama, memahami, dan menemukan kembali keahlian mereka, tetap ada bersama saya hingga malam.

Meski festival sangat berbeda tahun ini, cinta, rasa hormat, dan konektivitas yang sama tetap terasa.

‘Mengisolasi tetapi tidak benar-benar terisolasi’, pikirku, saat aku mengeringkan mata dan berdiri untuk mencuci piring.

Breakin ‘Convention’s Lockdown? Terkunci! festival tersedia untuk ditonton sekarang di YouTube.…

Strategi dan Struktur dari Festival Tari Asia

Pada Maret 2011, saya menerima email dari Fumi Yokobori, direktur Dance Box, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Kobe, Jepang.

“Kami ingin mengadakan pertemuan di Kobe untuk memperkenalkan studi kasus dari festival tari di Asia. Dan untuk membangun jaringan antar direktur festival. Ini akan menjadi program referensi untuk Festival Tari Kontemporer Kobe-Asia kami yang akan diadakan pada bulan Februari 2012. Silakan periksa detail program di bawah ini. ”

Festival Seni Pertunjukan di Asia

Pertemuan yang diusulkan Fumi, bertajuk ‘Studi Kasus #1: Festival Seni Pertunjukan di Asia’, tinggal 3 minggu lagi. Tapi siapa yang bisa menolak perjalanan ke Jepang? Jadi pada awal April saya menemukan diri saya tiba pada hari musim semi. Yang segar di Kansai, pusat budaya dan industri Jepang. Kemudian saya bertemu dengan peserta pertemuan internasional lainnya. Seperti Jayachandran Palazhy, dari Attakkalari Biennale di Bangalore, India, dan Myra Beltran, direktur WiFi Body Festival di Filipina.

Peserta lokal dari pertemuan tersebut adalah Hisashi Shimoyama dari Kijimuna Festa di Okinawa. Yusuke Hashimoto dari avant-garde Kyoto Experiment, dan Fumi Yokobori sendiri. Yang memproduseri Festival Tari Kontemporer Kobe-Asia tahun 2009-2010 di Dance Box. Sebagai satu-satunya produser di ruangan yang tidak memiliki festival. (Festival MyDance yang baru akan datang pada September 2011). Saya adalah orang yang memiliki strategi paling sedikit untuk dibagikan, dan yang paling banyak dipelajari.

Alasan penjadwalan yang cepat menjadi jelas. Sebagian besar pendanaan pemerintah Jepang dikonfirmasi setiap tahun pada bulan April. Jadi setiap musim semi, organisasi seni Jepang seperti Dance Box harus segera menerapkan program mereka. Salah satu tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menemukan cara agar tidak terlalu bergantung pada keterbatasan dana pemerintah. Dengan melihat contoh-contoh lain di luar arena seni Jepang. Oleh karena itu, dalam studi kasus, presenter diundang. Untuk berbagi strategi, struktur, keberhasilan dan kegagalan festival kami dengan audiens dari rekan-rekan kami.

Dance Box, Kobe: Menghubungkan Artis Baru ke Penonton Baru

Organisasi kecil yang terdiri dari 3 orang Dance Box dimulai pada tahun 2001. Acara awalnya memamerkan karya seniman lokal, tetapi kemudian acara difokuskan pada penciptaan karya baru. Dalam residensi di teater 120 kursi mereka, yang disewa dari Kota Kobe. Meski terancam oleh keterbatasan ruang, anggaran, keberlanjutan, dan arus kas. Dance Box berhasil mendorong terciptanya karya baru seniman baru, dan memperluas penonton untuk tari kontemporer.

Dance Box menekankan acara-acara kecil, untuk mendorong komunikasi yang lebih dalam antara artis dan penonton. Sejumlah koreografer internasional telah diundang ke Dance Box untuk mempresentasikan karyanya. Sekaligus mengadakan workshop atau membuat karya baru bersama para penari dan non-penari di komunitasnya. Untuk mengatasi batasan anggaran, Dance Box telah mencoba produksi. Bersama dengan artis dari Hong Kong dan Tokyo, untuk berbagi beban anggaran. Mengetahui kesulitan bepergian ke luar negeri untuk melihat karya seniman baru di tempat lain. Dance Box menyediakan arsip dari semua pertunjukan sebelumnya di situs webnya. Mereka juga melakukan latihan pemetaan tari komunitas, bekerja sama dengan penari non-kontemporer. Di komunitas lokal untuk membantu mereka mendokumentasikan distribusi latihan tari di kota.

Kijimuna Festa, Okinawa: Jaringan Regional yang Sukses

Pesta Kijimuna di Okinawa memberikan kesempatan kepada kaum muda. Untuk melihat dari mata seniman dari seluruh dunia, yang sebagian besar bekerja dalam bentuk teater fisik non-verbal. Tapi Okinawa, yang terletak di sebuah pulau kecil di tengah-tengah antara pulau utama Jepang dan Taiwan. Begitu terpencil sehingga perjalanan menjadi mahal dan membawa seniman ke kota merupakan tantangan nyata.

Festa yang berusia 7 tahun telah mengatasi beberapa kesulitannya dengan menjadi bagian dari Aliansi Teater Asia untuk Pemirsa Muda. Di bawah naungan Institut Teater Internasional, jaringan ini membantu membagi biaya untuk mendatangkan seniman dari daerah yang jauh. Dan juga membantu menghadirkan front yang lebih bersatu kepada lembaga pendanaan internasional. Perwakilan jaringan bertemu dua kali setahun untuk memutuskan grup yang akan diundang dan jadwal semua festival. Pertemuan tersebut dirotasi di sekitar berbagai organisasi tuan rumah. Yang menyediakan akomodasi tetapi bukan tiket pesawat.

Namun, mengoordinasikan jadwal untuk jaringan semacam itu tidaklah mudah. Kijimuna Festa sesuai dengan keinginan anggota lain untuk mengadakan festival mereka selama musim panas di utara. Meskipun ini tidak terlalu dekat dengan jalur pendanaan bulan April. Musim panas di utara juga merupakan puncak musim turis di Okinawa, membuat transportasi dan akomodasi menjadi lebih mahal.

Namun produser Hisashi Shimoyama optimis tentang keberhasilan acaranya dan jaringan pendukungnya. Sarannya kepada orang lain yang tertarik untuk memulai jaringan serupa sederhana: mulai dari yang kecil dan tetap fokus.

Eksperimen Kyoto: Jaringan Lokal Lintas Disiplin

Eksperimen Kyoto juga berhasil melalui penggunaan jaringan, meskipun jaringan lokal, bukan internasional. Acara ini berlangsung selama satu bulan pada tahun 2010, dan mencakup banyak acara interdisipliner eksperimental, dengan simposium dan ceramah terkait. Yusuke Hashimoto, direktur program muda, bekerja dengan sejumlah anggota inti lainnya. Semua organisasi seni di kota Kyoto, yang menyediakan tempat mereka sendiri untuk acara festival. Jaringan ini memungkinkannya mendapatkan dukungan yang sangat besar dari organisasi pendanaan. Yang merupakan bagian signifikan dari total anggaran Kyoto untuk seni pertunjukan.

Eksperimen Kyoto mampu melakukan ini karena fokus interdisiplinernya melampaui batas disiplin antara organisasi seni. Itu juga menjangkau populasi siswa yang besar di Kyoto, ‘otak lembut’. Dalam kata-kata Hashimoto, yang keduanya memiliki pemahaman ‘tidak disiplin’ tentang seni pertunjukan dan merupakan target audiens yang menjanjikan.

Attakkalari Biennale, Bangalore: Menemukan Penyandang Dana yang Tepat

Acara interdisipliner lainnya, Attakkalari Biennale, keturunan dari Pusat Seni Gerakan Attakkalari di Bangalore, India, juga merupakan kisah sukses. Lebih dari sepuluh tahun, festival ini membanggakan program besar, didukung oleh infrastruktur yang mengesankan, pendanaan, dan penonton. Tiga staf penuh waktu dipekerjakan sepanjang tahun hanya untuk festival, dengan yang lainnya terlibat selama musim festival.

Direktur artistik Jayachandran Palazhy menjelaskan bagaimana festival tersebut. Dulunya sangat dibakar oleh sponsor swasta yang gagal memenuhi dana yang dijanjikan. Sehingga kini memutuskan untuk bergantung sepenuhnya pada uang publik. Bangalore adalah ibu kota teknologi India. Memahami bahwa seni kontemporer menarik bagi penonton muda kosmopolitan yang menjadi sandaran keajaiban teknologi Bangalore. Pemerintah daerah telah bersimpati dan murah hati. Biennale terakhir, misalnya, dibuka dengan makan malam mewah dan pertunjukan khusus lokasi untuk 500 penonton di Galeri Nasional.

Tidak pernah ada yang berpuas diri, Palazhy sekarang membayangkan membawa model ini ke luar Bangalore. Dengan menciptakan teater bergerak yang melakukan perjalanan ke daerah regional yang menampilkan karya-karya yang dipupuk oleh Biennale.

WiFi Body Festival, Manila: Mengubah Bentuk dengan Kesetiaan yang Berubah

Myra Beltran adalah pejuang energik lain untuk seni, beroperasi dengan premis bahwa seniman harus membantu seniman lain. Sepuluh tahun yang lalu, ia memimpin acara berskala kecil oleh pembuat tari kontemporer independen. Kemudian dia menerima tawaran untuk bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Filipina (PKC). Untuk membuat acara kolaborasi yang menghubungkan arus utama dan tari independen di Manila. WiFi Body Festival lahir, menekankan fleksibilitas, peningkatan akses ke tarian, teknologi, dan cara baru untuk terhubung.

WiFi dimulai pada tahun 2006 sebagai festival empat hari dengan lokakarya dan pertunjukan. PKT memberi penyelenggara penggunaan tempat dan kebebasan memerintah untuk melakukan kurasi. Selama beberapa tahun festival ini terus meningkatkan massa kritisnya, meskipun tidak memberikan penghasilan bagi penyelenggara. Kemudian PKC memberikan subsidi yang lebih besar, termasuk pembayaran untuk staf festival. Meskipun langkah ini memiliki keuntungan yang jelas dalam hal profesionalisasi, hal itu membuat WiFi bergantung pada perlindungan CCP.

Kegagalan Pendanaan

Kegagalan pendanaan selama festival keempat juga meyakinkan penyelenggara. Yang sekarang tergabung sebagai Jaringan Tari Kontemporer Filipina (CDNP). Bahwa mereka harus dan hanya dapat mengelola festival yang lebih kecil. CDNP kemudian memutuskan untuk melanjutkan WiFi di luar PKT, meskipun PKT menegosiasikan kompromi sementara menggunakan PKT dan tempat alternatif lainnya. Tahun ini, bagaimanapun, PKC telah memutuskan untuk melanjutkan festival tanpa keterlibatan CDNP, menyebabkan perselisihan mengenai kepemilikan festival dan namanya.

Contoh WiFi Body Festival menyentuh berbagai tema berulang dari pertemuan ‘Studi Kasus #1’. Badan-badan pendanaan, baik publik maupun swasta, secara bergantian dipandang oleh direktur festival sebagai yang memampukan dan melemahkan. Model yang lebih kecil dan sukarela menawarkan sentuhan pribadi dan fleksibilitas yang lebih besar. Tetapi lembaga profesional yang lebih besar dan didanai dengan lebih baik mencapai proyek dengan skala dan keberlanjutan yang lebih besar. Jaringan memberikan solusi dalam beberapa hal, tetapi menimbulkan komplikasi dalam hal lain.

Tekanan yang bersaing dan lingkungan yang berubah ini mengharuskan pencipta festival. Untuk memulai dengan ide yang sangat jelas tentang tujuan festival mereka, baik untuk kaum muda atau penonton baru. Dengan menyelami seniman individu atau menyebar luas ke seluruh disiplin ilmu. Dan dengan berjalan di jalan sendirian atau bergandengan tangan. dengan orang lain. Sangat menggembirakan, dilihat dari keragaman pertemuan di Studi Kasus #1, tampaknya ada banyak solusi yang ada.…

10 Festival Terbaik di Filipina

Ada sejumlah festival di Filipina sepanjang tahun. Tidak masalah Anda bepergian ke bulan mana, akan ada festival yang pasti akan Anda nikmati di musim yang berbeda. Bahkan ada festival yang berlangsung selama sebulan atau lebih.

Beberapa festival kami dipengaruhi oleh era Spanyol di tahun 1500-an. Mereka fokus pada tradisi agama, sedangkan festival lainnya terintegrasi dengan peristiwa sejarah penting negara.

Berikut adalah festival terpopuler di Filipina yang pasti tidak ingin Anda lewatkan!

1. Festival Sinulog

Kota Cebu (Minggu Ketiga/Minggu Januari)

Festival Sinulog dirayakan setiap tahun untuk tujuan budaya dan agama. Acara ini dirayakan di bagian lain negara di mana pemerintah daerah mengatur festival tersebut. Acara tersebut akan terdiri dari pesta jalanan, menari, dan menampilkan penduduk setempat dengan kostum tradisional. Katolik Santo Niño adalah pusat dari perayaan ini, tetapi ritual tarian Sinulog juga memperingati masa lalu pagan Filipina. Bersama dengan penerimaan mereka terhadap agama Kristen.

2. Ati-Atihan

Kalibo, Aklan (Minggu ketiga/Minggu Januari)

Perayaan lain untuk menghormati Santo Niño, Ati-Atihan adalah di mana orang-orang turun ke jalan dengan memamerkan kostum. Dan senjata tradisional mereka, dan mengecat tubuh mereka dengan warna hitam. Para peserta berbaris dan menari di kota, diiringi dengan tabuhan genderang yang keras. Festival ini pasti akan membuat Anda menari sepenuh hati sambil menikmati suasana Filipina yang sebenarnya.

3. Festival Dinagyang

Iloilo City (Akhir pekan keempat Januari)

Festival Dinagyang adalah salah satu festival terbesar di negara ini. Saat itulah Iloilo membawa festival jalanan ke level berikutnya. Kota ini mengubah semua jalannya menjadi festival terbuka besar-besaran dan semua orang diundang. Hidangan lokal yang menggugah selera melimpah sementara ada band yang bermain di setiap gang yang Anda tuju. Setiap barangay dan sekolah akan berkumpul dan mengadakan kompetisi tari yang luar biasa.

4. Festival Panagbenga

Salah satu festival terpanjang di Filipina, Panagbenga dirayakan sepanjang bulan Februari. Bulan ini menyoroti musim mekarnya bunga, sekaligus memperingati kebangkitan kita dari bencana gempa bumi tahun 1990 di Luzon. Kendaraan hias yang luar biasa, dirancang dengan berbagai jenis bunga, menaklukkan jalanan Kota Baguio. Wisatawan dapat mengharapkan tarian jalanan oleh penari yang mengenakan kostum yang terinspirasi bunga. Berharap akan lebih dingin di Baguio ketika Anda berkunjung karena festival ini dirayakan pada bulan Februari.

5. Festival Moriones

Marinduque (Pekan Suci/Maret atau April)

Ini adalah festival yang berlangsung selama seminggu di Marinduque. Moriones adalah perayaan kehidupan St. Longinus yang matanya disembuhkan oleh darah Kristus. Karena sebagian besar warga Filipina tidak bekerja selama Pekan Suci dan acara ini mengikuti jadwal Pekan Suci. Banyak penduduk setempat yang tinggal di Marinduque untuk merayakan festival tersebut. Morion mengacu pada ketopong orang-orang yang berpakaian seperti tentara Romawi, sedangkan Morion mengacu pada orang-orang yang berpakaian seperti tentara Romawi. Moriones berkostum ini berkeliaran di jalan selama tujuh hari, menakuti anak-anak dan membuat keributan. Untuk melakukan pencarian Longinus, perwira yang menusuk Yesus di kayu salib dengan tombak.

6. Festival Pahiyas

Lucban, Quezon (15 Mei)

Tanggal 15 Mei adalah saat penduduk lokal Lucban mendekorasi rumah mereka secara mewah dengan warna-warna cerah dan hidup. Sayuran digantung sebagai hiasan karena festival ini merayakan musim panen. Orang-orang diperbolehkan membawa keranjang mereka sendiri dan memetik sayuran segar dari dinding. Tanpa biaya – pesta bahagia dan berbelanja pada saat yang bersamaan!

7. Festival Pintados-Kasadayan

Kota Tacloban (29 Juni)

Festival Pintados-Kasadayan adalah perayaan keagamaan atas nama Santo Niño yang diadakan di Kota Tacloban. Ini menampilkan budaya yang kaya dan sejarah penuh warna dari provinsi Leyte. Para penari melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna-warna cerah biru dan hijau untuk menggambarkan leluhur Leyte. Beberapa penari juga dilukis dengan desain yang terlihat seperti baju besi. Untuk mewakili para pejuang yang tinggal di Leyte dahulu kala.

Tarian rakyat yang mereka lakukan menggambarkan banyak tradisi yang dipraktikkan orang Leyte sebelum era Spanyol. Di antaranya adalah penyembahan berhala, musik asli, dan cerita epik, untuk beberapa nama. Istilah pintados berasal dari apa yang disebut prajurit asli Leyte yang bertato, sedangkan kasadayan berarti kegembiraan dalam bahasa Visayan.

8. Festival Sirong

Surigao del Sur (15 Agustus)

Festival Sirong adalah perayaan budaya dan agama lainnya. Berbagai kota mengklaim bahwa itu berasal dari kotamadya mereka di Surigao del Sur. Sebagian besar kota ini didirikan selama pendudukan pra-Spanyol dan diserang oleh Moro. Festival Sirong menampilkan tarian perang antara Muslim dan Kristen. Ini menandai Kristenisasi dari Cantilangnons awal. Siapapun yang memenangkan tarian terbaik di festival akan membawa pulang hadiah uang tunai.

9. Festival Masskara

Bacolod City (Oktober)

Sebuah festival yang dirayakan dari kota senyum – Kota Bacolod. Festival Mass (kerumunan) kara (wajah) diisi dengan orang-orang yang mengenakan topeng senyum. Warna-warni yang dirancang dengan bulu, bunga, dan manik-manik asli. Festival ini memungkinkan wisatawan untuk menikmati 20 hari minum bir, menari jalanan, dan bergembira. Setiap jalan dipenuhi oleh penduduk setempat yang mengenakan topeng tersenyum. Dan kostum meriah sambil menari-nari dan menyebarkan suasana bahagia ke seluruh kota.

Selama festival berlangsung, warga diimbau untuk melupakan perjuangan ekonomi akibat musim mati panen gula. Mereka juga melihat festival sebagai cara pelarian dan obskurantisme mereka. Panen gula penting bagi masyarakat Bacolod karena Negros Occidental, tempat ditemukannya Bacolod, dikenal sebagai Sugar Bowl Filipina.

10. Giant Lantern Festival

San Fernando (akhir pekan sebelum Malam Natal)

San Fernando menyelenggarakan festival terbesar di negara ini. Ini menampilkan kompetisi pembuatan lentera raksasa, itulah mengapa disebut “Ibukota Natal Filipina”. Ini juga untuk merayakan musim Natal, di mana peserta memproduksi lampion dengan diameter hingga lima belas kaki. Merupakan aturan bahwa setiap lentera harus terbuat dari bahan yang tersedia secara lokal. Lampion ini dipamerkan dalam parade di setiap barrio sebelum misa tengah malam pada Malam Natal.

Daftar ini bahkan bukan setengah dari festival terkenal di Filipina. Masih banyak lagi yang bisa ditemukan tetapi yang disebutkan di atas seharusnya memberi Anda awal yang baik. Pastikan untuk pergi pada tanggal dan bulan yang tepat agar tidak ketinggalan festival yang luar biasa ini.…